TOLSTOY Story
Beberapa hari yang lalu, saya sempet ke perpustakaan UT cari referensi. Di antara buku-buku yang saya cari ada sebuah buku tentang psikologi karangan Robert Coles yang di dalamnya ada sebuah cerita singkat namun dahsyat karangan Leo Tolstoy yang membuat saya tertegun dan membuat mata saya berkaca-kaca. Cerita begini:
Kakek itu sudah sangat tua. Kakinya sudah tak mau lagi diajak berjalan, matanya tak bisa melihat, telinganya tak bisa mendengar. Ia sudah tidak mempunyai gigi lagi, jadi bila ia makan, makanannya berjatuhan dari mulutnya.
Anaknya dan menantu perempuannya sudah tak mau lagi menyiapkan tempat untuk kakek itu di meja makan. Mereka memberi kakek itu santap malam di belakang dapur. Suatu hari, mereka memberi makan malam kepada kakek itu dalam sebuah mangkok. Ketika kakek akan memindahkan mangkok tersebut, tidak sengaja mangkok itu jatuh dan pecah. Sang menantu perempuan menggerutu karena kakek tua itu sudah sering menumpahkan apa saja di rumah dan juga mangkok-mangkok. Si menantu berkata bahwa sekarang ia akan memberinya makan malam dalam baskom yang biasa digunakan untuk mencuci piring. Kakek tua itu hanya mengeluh dan tidak dapat berkata apa-apa.
Suatu hari, ketika suami istri itu ada di rumah, mereka mengamati anak laki-laki mereka yang masih kecil bermain di lantai dengan beberapa bilah papan kayu: ia sedang membuat sesuatu. Ayahnya bertanya: “Apa yang sedang kamu lakukan, Misha?” Dan Misha berkata: “Ayah sayang, aku sedang membuat baskom pencuci piring. Jadi, bila Ayah dan Ibu sudah tua, Ayah dan Ibu bisa makan dari tempat ini.”
Suami istri itu saling berpandangan dan mereka menangis…………….
Semoga cerita ini membawa manfaat terutama buat saya yang masih banyak kekurangan dan kadang belum bisa menghargai orang lain sebagaimana seharusnya. Maafkan…
Isi Pesan
Visitors :852 Org
Hits : 7806 hits
Month : 102 Users