HAL KECIL YANG TIDAK KECIL
Apa yang menurut kita tak
ada artinya, bisa jadi sangat berarti buat orang lain
Aku
terkenal tomboy sejak kecil. Dan itu terus berlanjut sampai ke bangku
kuliah. Pernah suatu hari, aku yang
notabene selalu ber-jeans-ria, disoraki teman-teman kuliahku hanya
karena aku ganti penampilan. Padahal
hari itu aku cuma memakai kulot dan bukan rok apalagi yang sangat feminin.
Tapi
karena sorak sorai mereka itulah (yang membuatku seperti layaknya topeng
monyet?!) akhirnya aku memutuskan untuk kembali ke tempat kost-ku dan berganti
penampilan seperti biasa.
Aku pikir
aku tak akan berubah sampai pada suatu hari, aku mengalami kejadian sepele yang ternyata mengubah jalan
hidupku.
Segala sesuatu dapat
berubah, apalagi kalau semua atas kehendak Allah yang Maha Segalanya.
Hari itu,
aku pulang kuliah lebih awal. Sebelum pulang, aku sempatkan sholat Dzuhur di
Musholla kampus. Kampusku memang
terkenal dengan banyaknya jilbaber (pemakai jilbab). Aku memang agak aneh di tengah kerumunan para
aktivis Islam yang berjilbab itu. Risih
juga sih, tapi aku selalu ambil sikap cuek bebek. Aku pikir, baju boleh okem yang penting sholat gak
boleh di-rem alias jalan terus !
Aku lewat
tanpa lihat kanan-kiri, ketika aku dengar seseorang menyapaku. Jilababer satu ini memang punya kecantikan
alami yang menurutku setiap orang yang melihat pasti memujinya (Subhaanallah ! ) walau cuma di hati saja.
Hanya satu
kalimat yang terlontar untukku dari bibirnya yang mungil itu, “Hati-hati ya di
jalan….”
Kata-kata
itu selalu terngiang di telingaku beberapa hari setelah itu. Kata-kata itu sungguh berarti buatku, bukan
saja karena diucapkan oleh bibir yang mungil dan ditambah dengan senyum yang
menawan. Tapi aku merasakan bahwa
kata-kata itu keluar tulus dari dalam hati.
Kata-kata
itu selalu muncul di benakku bersama dengan sosok pemiliknya lengkap dengan
jilbab dan wajah manisnya. Betapa
paripurnanya, makhluk indah yang diciptakan Allah dengan desain khusus dibalut
dengan jilbab lambang ketaqwaan ditambah pula dengan hati bersih yang
melahirkan akhlaq dan perilaku yang islami.
Perfect !
Setelah
kejadian itu, aku selalu bermunajat pada Allah di penghujung malam. Mohon petunjukNya agar diberi ketetapan hati
untuk melangkah di jalanNya dan diberikan keteguhan jiwa dalam menghadapi
segala rintangan yang akan aku hadapi di rentang panjang jalan di hadapanku
nanti.
Hari itu
aku disambut oleh sorak sorai teman-teman kuliahku sama seperti waktu itu. Tapi kali ini aku tidak kembali ke tempat
kost-ku. Ya, aku memang telah merubah
penampilanku. Kali ini dengan jilbab dan
baju panjang.
Kulihat
teman manisku dengan jilbab putihnya datang perlahan menghampiriku, mengucap Hamdalah dan mencium kedua pipiku.
Andaikan
ia tahu kalau dialah yang meng-inspirasi-ku untuk melakukan ini semua….. ..
Dia pasti
tak akan menyangka kalau kata-kata sederhananya saat itu bisa merubah jalan
hidup seseorang yang rindu akan keridhoanNya…
Isi Pesan
Visitors :852 Org
Hits : 7783 hits
Month : 102 Users